Oleh : Arman Mulyadin
Menjadi penulis tidak harus dari kalangan Pelajar atau Mahasiswa, Orang
yang tidak tamat SD sekalipun sebenarnya bisa menulis. Tapi proses kreatif
dalam penyampaiannyalah yang membedakan.
Karya tulis memang menuntut kreatifitas penulis dalam menyampaikan dan
menuangkan gagasan. Yang mana bagaimana caranya agar pembaca bisa memahami dan
mengerti dengan maksud dan tujuan dari apa yang ditulis.
Penulis juga haruslah kreatif dalam memilih judul dan tema agar menarik
perhatian pembaca. Karena judul bisa diibaratkan organ tubuh yang paling
penting. Kurang menariknya judul, membuat pembaca enggan untuk melanjutkan
membaca.
Contoh,
Judul 1 : MAU KAYA HARUS KERJA
Judul 2 : TIDAK USAH KERJA KALAU MAU KAYA
Pada judul yang pertama, itu sudahlan merupakan sesuatu yang lumrah dan
semua orang sudah tau tanpa harus dijelaskan. Pembaca pun akhirnya enggan
melanjutkan membaca.
Untuk judul yang ke dua, itu sangatlah tidak mungkin bagi sebagian
orang, tapi bagi otak kanan itu sangatlah mungkin. Lah kok ? bagaimana mungkin
bisa Kaya kalau tidak bekerja ? Penasaran kan ? sama, saya juga penasaran...
Nah itulah yang dimaksud dengan kreatif, yang mana si pembaca merasa
penasaran untuk membaca isinya.
Kemudian kreatifitas pemasaran, disini saya mengutip cerita Andreas
Harefa. Sebelum menulis, perhatikan dahulu target pasarnya, semisal target kita
adalah para pelaku bisnis Multi Level Marketing (MLM). Kita bisa langsung
menawarkan dahulu berupa kerangka karangan ke perusahaan-perusahaan MLM sebelum
kita tulis. Dan jelas, harus menarik perhatian supaya Client tertarik dengan
apa yang akan kita tulis. dalam ceritanya Andreas Harefa terbukti berhasil
dengan sistem ini, dengan menawarkannya kepada CNI, kemudian tertarik, lalu
memesan dalam jumlah banyak sebelum terbit.
Jadi, Mari menulis kreatif.....

0 komentar:
Posting Komentar